Archive for May, 2008

syntax google

Google Syntax :

1. [intitle:]
Syntax ini mengijinkan kita untuk mencari berdasarkan title atau judul dari halaman web. Uncle Google akan membatasi dan menampilkan hasil pencarian sesuai dengan keyword yang kita masukkan. Sebagai contoh kita masukkan keyword “intitle:bug” maka Google hanya akan menampilkan halaman web dengan judul atau title bug. Apabila kita ingin mencari semua halaman web yang mempunyai judul atau title vulnerability server, maka kit harus masukkan keyword “intitle:vulnerability intitle:server” atau “allintitle:vulnerability server”. Apabila kita hanya memasukkan keyword “intitle: vulnerability server” maka Google hany akan menampilkan web yang mempunyai judul atau title yang mengandung kata vulnerability atau kata server saja.

2. [site:]
Syntax ini digunakan untuk membatasi pencarian pada site atau domain tertentu yang kita inginkan. Contohnya : Ketika kita memasukkan keyword “blogger site:co.id” maka Google hanya akan melakukan pencarian pada keyword “blogger” pada halaman-halaman web yang terdapat di link dari domain co.id saja.

3. [filetype:]
Syntax ini membnatu kita dalam melakukan pencarian artikel atau halaman berdasarkan file type yang kita inginkan. Misalnya kita memasukkan keyword “filetype:pdf Hacking Linux” maka Google hanya akan mencari semua link yang berisikan dokumen dengan format pdf, dan mengandung kata-kata hacking linux, hacking, atau linux. Syntax filetype ini dapat mencari link-link dengan berbagai ekstensi atau file type. Misalnya .pdf, .doc, .xls, .ppt, .exe, dll.

4. [inurl:]
Syntax ini sangat memudahkan kita untuk melakukan searching pada situs tertentu saja. Contohnya “The Curious inurl:www.acc-uai.org” maka Om Google hanya akan menampilkan halaman-halaman yang terdapat keyword “The Curious” yang tedapat di dalam website www.acc-uai.org saja. Pencarian ini sangat membantu kita saat kita ingin mencari artikel atau bahan-bahan yang kita cari pada website tertentu..

5. [cache:]
Ketika Googlebot mengindeks suatu situs, google akan mengambil snapshot dari semua halaman yang telah terindeks. Syntax ini membantu melihat halaman-halaman yang telah dicache. Contoh Keyword: “cache:echo.or.id”
Misalkan site aslinya sudah tidak aktif, anda tetap dapat melihatnya pada snapshot/cache yang disimpan oleh Google.

6. [define:]
Syntax ini digunakan untuk mencari definisi dari frasa tertentu. Semua kata yang diketik setelah Syntax ini akan diperlakukan sebagai satu frasa.
Keyword: “define:hacker”

7. [related:]
Untuk mencari halaman yang isinya mirip dengan URL tertentu.
Keyword: “related:www.google.com” maka Google akan menampilkan situs search engine lainnya yang mirp dengan Google. seperti Yahoo, Vivisimo, HotBot, dll.

8. [link:]
Untuk mencari tahu berapa banyak link ke suatu situs, kita bisa menggunakan operator link.
Keyword: link:www.google.com

Leave a Comment

php project…akhirnya selesai…!!! :)

Akhirnya setelah hampir 1 bulan berpusing2 ria dengan php manual, guide2, tutorial2 dari berbagai macem forum…project PHP gw SELESAI!!!…wlwpun msh ada bug sedikit sih.. :P

thnx bwt pak Halim a.k.a Virashero ,Topik, bang Fachrie, Rahman, org2 di kaskus yang udh ngasih banyak masukkan n saran dalam pengerjaan nih project..

terutama topik yang udh mw gw kerjain bwt kerumah gw :D ..

skrg tinggal konsen bwt ngerjain project marion..

Leave a Comment

5 minutes more

salah satu artikel dari free magz mediakawasan (pulomas dan sekitarnya) yang cukup “menampar” gw..

Napoleon bonaparte sering diasosiasikan sebagai jendral perang perancis yang terhebat pada zamannya.
Namun, catatan hitam atas kekalahannya di Waterloo atas tentara Inggris yang dipimpin oleh Duke of Wellington membuat banyak orang bertanya – tanya
apa yang menjadi penyebab kekalahan jendral yang sangat disegani ini..??

Beberapa wartawan penasaran ingin mewawancarai Napoleon ketika ia dipenjara.
Seorang wartawan bertanya,”Pak Jendral, bisa anda ceritakan mengapa tentara inggris mngealahkan anda di pertempuran Waterloo? Apakah mereka memiliki tentara yang lebih kuat?”.
Dari kegelapan penjara terdengar suara dingin Napoleon yang berkata, “tidak”.
Wartawan itu bertanya lagi dengan penuh keingintahuan, “Apakah mereka memiliki senjata yang lebih canggih?”.
Sekali lagi Napoleon menjawab, “tidak”.
Wartawan itu bertanya lagi, “kalau begitu, mengapa anda kalah pada pertempuran itu?”.
Keheningan berlangsung cukup lama sampai akhirnya Napoleon memberikan jawaban yang patut kita simak dalam kehidupan kita.

Napoleon menjawab, “Tentara Inggris berperang lebih lama lima menit dibandingkan tentara kami”.
Tentu cara berperang saat ini sangat jauh dibandingkan zaman Napoleon. Namun, ada satu kenyataan yang tidak berubah sampai saat ini, yaitu yang berperang dan mampu berjuang lebih lamalah yang akan memenangkan pertandingan.

Dalam kehidupan, kita sering dihadapkan dengan hal – hal yang penuh kekecewaan dan kegagalan, dan hal – hal ini sering membatasi pandangan kita terhadap kesuksesan yang sebentar lagi kita raih.

Thomas Edison bahkan mengingatkan bahwa kelemahan terbesar dari diri kita adalah ketika kita menyerah, dan cara yang paling pasti untuk meraih kesuksesan adalah dengan mencoba sekali lagi.
Setiap kali anda ingin menyerah, ingatlah bahwa tentara Inggris bertempur lima menit lebih lama. Hadapilah hidup ini lima menit lebih lama lagi…

Leave a Comment